Selasa, 18 November 2008

Kafe IDE

Nama kafe itu singkat. IDE. Cuma tiga huruf. Tercetak di sebuah papan segi empat yang terpasang di depannya. Warnanya merah. Warna papan, kuning.

Sekilas, orang yang melintas tak akan tahu kalau ada kafe di situ. Letaknya di samping kanal kota, Jl Sungai Saddang, Makassar. Ada jalan kecil yang memisahkan antara bangunan kafe dan kanal.

Di sebelah kiri, banguna kafe berbatasan langsung dengan gedung sebuah LSM. Berderet bersama toko serba ada yang buka 24 jam, Hotel Pinang Mas dan sejumlah bangunan ruko.

Pintu masuk Kafe IDE terbilang kecil. Tak sebanding dengan luas ruangan di bagian dalam. Untuk masuk ke dalam harus melalui tiga anak tangga. Melewati meja penyimpanan barang, lalu terus menuju deretan meja-meja kayu segi empat.

Ruangan itu penuh dengan meja kayu berwarna putih. Kursinya, beraneka warna. Di bagian terdalam, ada sofa yang disusun berbentuk huruf U. Pengunjung biasanya lebih senang duduk di situ. Terlebih jika mereka ngin membicarakan hal-hal yang agak penting.

Di sofa itulah, kami: empat orang deklarator, dua orang tim media, lima orang Tim Lima, melakukan diskusi. Biasanya kami bertemu di petang hari. Saat pulang dari kantor masing-masing.

Diskusinya macam-macam. Mulai membicarakan strategi kampanye, mengukur popularitas hingga menganalisis kantung-kantung suara.

bersambung...

CALEG MUDA MAKASSAR DEKLARASIKAN FCMM

Makassar, 11/11 (ANTARA) - Sejumlah calon legislator (caleg) berusia muda akan mendeklarasikan Forum Caleg Muda Makassar (FCMM), pada 24 November.

Menurut Koordinator FCMM, Mujiburrahman di Makassar, Selasa, deklarasi tersebut merupakan manuver politik untuk meraup suara bagi caleg muda dalam pemilihan legislatif 2009 mendatang.

Forum ini digagas untuk menghimpun caleg muda yang akan berkiprah di lembaga legislatif, baik itu di DPRD Kota/kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI, ujar caleg Partai Demokrasi Kebangsaan ini.

Kategori caleg muda yang mereka sepakati adalah usia 21-40 tahun dengan tidak memandang parpol asal masing-masing.

Dia menjelaskan, sampai saat ini sudah 20 orang caleg muda yang telah bergabung dari 15 partai politik di Sulsel dan karena forum ini bersifat terbuka, ia optimistis sejumlah caleg muda lainnya akan bergabung.

Caleg muda ini dihimpun dalam satu forum komunikasi untuk mensinergikan dan menajamkan visi politik, selain menjadi wadah sosialisasi praktis bagi caleg terhadap konstituen.

Sebab, lanjutnya, berbicara tentang caleg 2009 maka diskusi yang mengemuka adalah soal peluang. Sementara saat ini, basis pemilih sebagian besar adalah kelompok muda, yang juga berharap memiliki perwakilan di dewan untuk mengakomodir kepentingan dan semangat mereka.

Untuk itu, setelah pendeklarasian, FCMM akan melaksanakan program kampanye bersama, dengan konsep caleg muda mengusung visi perubahan dalam kinerja lembaga legislatif periode mendatang.

Kelompok ini akan terus melakukan diskusi dan pertemuan berkala hingga masa pemilihan mendatang. Forum juga tidak akan bubar, meski nantinya ada diantara anggota yang ternyata tidak terpilih menjadi legislator. Kami akan tetap bersama-sama mengawal visi perubahan kami, katanya.

Sementara itu, Deklarator FCMM, Andi Enre Cecep Lantara menambahkan, kelompok pemuda memiliki keberanian dan kepecayaan diri yang tinggi untuk melakukan konsep perubahan ke arah yang lebih baik.

Selain itu, dengan potensi mobilitas dan energi yang tinggi, pemuda dirasa lebih bisa cepat menanggapi aspirasi-aspirasi masyarakat.

Itu juga menjadi kekuatan untuk melakukan perimbangan terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang dirasa tidak berpihak pada rakyat.

"Saya kira modal apapun yang diperlukan seorang legislator masa depan, semuanya dimiliki pemuda. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memilih caleg muda," ujar caleg Partai Demokrat ini.

Caleg muda dari Partai Persatuan Daerah (PPD), Muhammad Hasrul Majid, mengakui memiliki visi yang sama dengan sejumlah anggota forum lainnya.

Menurutnya, modal utama yang dimiliki seorang pemuda adalah semangat, dan semangat itulah yang menjadi dasar perubahan.

Dia mengatakan, nyaris tidak semua aspirasi positif masyarakat bisa diakomodir oleh anggota legislatif yang lalu. Oleh karena itu, sudah saatnya kaum muda diberi kesempatan untuk membuktikan karya nyatanya sebagi bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Kami ingin merapatkan barisan dengan calon konstituen yang nantinya menjadi pihak yang kami wakili. Saat ini, saatnya bagi energi baru anak muda untuk mengawal itu," katanya. ***2***

(T.PK-AAT/C/F003/F003) 11-11-2008 17:30:40

DEMOKRAT MAKASSAR BERI KESEMPATAN PADA CALEG MUDA

Makassar, 15/11 (ANTARA) - Partai Demokrat Makassar menaruh perhatian dan memberi kesempatan pada eksistensi caleg muda. Buktinya, 90 persen dari 58 caleg Demokrat yang akan maju di Pemilu Legislatif DPRD Kota Makassar berusia antara 21-40 tahun.

Menurut Wakil Ketua DPC Makassar Partai Demokrat, Andi Enre Cecep Lantara di Makassar, Sabtu, caleg muda diperlukan guna mengawal pembangunan Kota Makassar. Karena mereka berkarakteristik bersih dari tendensi politik dan memiliki tanggungjawab yang tinggi sebagai implementasi dari idealismenya.

Karakteristik pemuda yang bersih dan bertanggungjawab itu, katanya, sejalan dengan agenda Partai Demokrat, khususnya DPC Makassar.

"Karakteristik pemuda itu pula, yang juga kami upayakan terserap dalam Forum Caleg Muda Makassar yang akan saya bersama kawan-kawan lainnya deklarasikan minggu depan," ujarnya.

Andi Enre menyebutkan, diantara caleg muda Partai Demokrat tercatat nama Nuryanto Daeng Liwang, Suwarno, Imran Mangkona, Adi Reza Ali, Azir, Haeruddin H, H. Bakri, Haedar Madjid, Syamsuddin R, A. Januar Jaury, Adnan Ichsan yasin Limpo dan Aerin Nizar.

Dijelaskannya, caleg muda Partai Demokrat akan lebih maksimal menjadi aspirator perubahan dan pembaharuan terhadap sistem pemerintahan kota Makassar.

Sebab, caleg-caleg muda tersebut memang disiapkan untuk menjadi mesin penyerap aspirasi rakyat, sekaligus melaksanakan fungsi pengawasan terhadap regulasi-regulasi pemerintahan.

Kepercayaan partai terhadap caleg muda itu, lanjutnya, bukannya tanpa parameter. DPC telah memperhitungkan kemampuan figur yang akan diusung Partai Demokrat Makassar melalui uji kapasitas.

Mereka digembleng melalui program penguatan-penguatan sehingga siap maju dalam pemilihan Legislatif 2009 mendatang.

Dia optimistis, peluang terpilih caleg muda semakin melebar seiring dengan kebutuhan realisasi aspirasi masyarakat.

Perubahan demografi pemilih serta pola pikir demokrasi masyarakat yang semakin bisa memahami pentingnya keterwakilan politik dalam parlemen, dianggap sebagai peluang nyata yang tidak bisa dipungkiri.

"Kita berada di era dimana dunia politik dianggap sebagai suatu pesta yang sangat menarik untuk dikunjungi. Saya yakin, ketika rakyat memiliki pemahaman seperti itu, otomatis akan meningkatkan partisipasi positif mereka dalam memilih caleg muda sebagai wakilnya," katanya.

***3***(T.PK-AAT/C/F003/F003) 15-11-2008 20:48:21

CALEG MUDA SULSEL BERJANJI TIDAK KORUPSI

Makassar, 16/11 (ANTARA) - Puluhan pemuda Sulsel yang tergabung dalam Forum Caleg Muda (FCM) menyatakan komitmen politik tidak melakukan tindak korupsi dan suap jika terpilih dan menjabat sebagai legislator.

Forum itu, di Makassar, Minggu, juga menyatakan siap mundur jika kelak tIDak memenuhi komitmen tersebut.

"Saya secara pribadi akan mundur jika terbukti, sengaja atau tidak sengaja melakukan korupsi dan suap," ujar salah satu Deklarator FCM, Asrul Madjid di depan sejumlah caleg muda dan pers.

Komitmen caleg muda itu ditetapkan berdasar kesepakatan 26 caleg lintas partai yang telah bergabung dalam forum.

Mereka mencantumkan komitmen tersebut dalam satu kontrak politik, yang rencananya akan disebar ke masyarakat dalam bentuk selebaran.

Selain tidak melakukan korupsi, para caleg muda tersebut berkomitmen siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai dengan peruntukan.

Mereka juga menyatakan akan menyisihkan 20 persen pendapatan untuk kegiatan-kegiatan yang terkait isu kepemudaan.

"Dalam waktu dekat, kami akan membentuk satu lembaga pemuda-centre, sebagai sarana untuk mengikat berbagai program dan komitmen yang kami sepakati," ujarnya.

Menurut Asrul, salah satu isu yang saat ini mengemuka di kalangan pemuda adalah soal ketenagakerjaan.

Untuk itu, pihaknya juga telah menyepakati akan melakukan upaya untuk mempengaruhi kebijakan tenaga kerja pemerintah, dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

Dia juga menyatakan, dengan sejumlah komitmen tersebut, mereka berharap dapat menarik perhatian pemilih dan memenuhi target forum untuk mendudukan kaum muda di 80 persen kursi legislatif di Provinsi Sulsel dan Kota Makassar.

"Forum ini terbuka, siapapun yang mau bergabung, silahkan. Mari kita sama-sama memaksimalkan potensi pemuda demi kemajuan bangsa," katanya.

Ditambahkannya, sebagai upaya realisasi komitmen tersebut, forum akan melakukan program penguatan caleg muda melalui seminar dan workshop serta menggelar pusat-pusat diskusi untuk membahas program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Program yang sifatnya praktis juga akan dilakukan, seperti pembagian obat ke masyarakat dan melakukan kampanye simpatik bersama. ***3***

(T.PK-AAT/B/F003/F003) 16-11-2008 22:38:44

Caleg Muda Bikin Manuver

MAKASSAR--Dikotomi calon anggota legislatif (caleg) tua dan muda mulai menguat. Senin, 10 November malam tadi, sejumlah tokoh pemuda mendeklarasikan Gerakan Caleg Muda Makassar. Acara itu berlangsung di Kafe Ide, Jl Sungai Saddang Baru, Makassar.

Beberapa caleg yang menjadi deklarator gerakan ini antara lain Mujiburrahman B (Partai Demokrasi Kebangsaan), Andi Endre Cecep Lantara (Partai Demokrat), Muhammad Hasrul Majid (Partai Persatuan Daerah), dan Chandra Putra (calon anggota DPD RI).

Salah seorang deklarator Mujiburrahman, mengatakan salah satu kriteria caleg muda adalah mereka yang berusia maksimal 40 tahun.

Di seluruh Makassar, jumlah caleg yang masuk kriteria ini sangat besar. Ini dinilai sebagai sebuah potensi besar.

"Kami ingin menegaskan kepada masyarakat bahwa para caleg muda itu memiliki kapasitas yang tidak kalah dibandingkan para senior. Bahkan, caleg muda lebih potensial sehingga harus diberi kesempatan yang lebih besar," katanya.

Mujiburrahman menambahkan, perubahan hanya mungkin dilakukan dengan memberi kepercayaan kepada para pemuda. Dia juga mengatakan bahwa pemuda lebih cepat beradaptasi dengan masyarakat sehingga aspirasi masyarakat lebih bisa diserap.

"Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa para caleg muda itu bukan sekadar pelengkap kuota. Kami hadir karena kami merasa punya potensi dan kapasitas. Makanya, kami berharap dukungan masyarakat," lanjutnya.

Pada deklarasi malam tadi, sejumlah deklarator membahas langkah-langkah strategis untuk menggolkan ide-ide mereka.

Salah satu tujuan dari gerakan ini adalah mendudukkan sebanyak mungkin orang muda di lembaga legislatif periode 2009-2014.

Caleg muda lainnya yang cukup menonjol adalah Adnan Purichta Ichsan Yasin Limpo dari Partai Demokrat. Putra Bupati Gowa itu kini memimpin sejumlah organisasi, antara lain Pengprov Persatuan Tinju Amatir (Pertina) Sulsel. (sap)

CALEG MUDA SULSEL JANJI TAK KORUPSI

Laporan: Muhammad Irham. la_toge_langi@yahoo.com

Makassar, Tribun - Calon anggota legislatif muda Sulawesi Selatan berjanji tidak akan melakukan tindak pidana korupsi dan suap apabila nanti mereka terpilih sebagai anggota legislatif baik di DPR RI, DPRD Provinsi, maupun di DPRD kabupaten/kota.

Komitmen itu merupakan bagian dari janji yang diungkapkan oleh para caleg muda yang tergabung dalam Forum Caleg Muda Sulsel (FCM).

Forum ini akan dideklarasikan dalam waktu dekat oleh para deklarator dan sejumlah caleg yang bergabung di forum ini. Hingga kini, jumlah caleg yang bergabung di FCM sebanyak 15 orang.

Mereka terdiri dari caleg PDK empat orang, Partai Matahari Bangsa (PMB) empat orang, PDS satu orang, PPD enam orang, PBB dua orang, dan Partai Demokrat satu orang.

Deklarator masih membuka kesempatan kepada caleg muda dari sejumlah partai besar di Sulsel untuk ikut bergabung di forum ini.

"Kami tetap membuka kesempatan kepada caleg muda dari partai lain yang berminat bergabung untuk turut serta bersama kami di sini," kata koordinator deklarator FCM, Andi Enre Cecep Lantara, di Warung Kopi Ide, Jl Sungai Saddang, Makassar, Minggu (16/11).

Menurut Cecep, FCM mengusung satu semangat, semangat pemuda untuk membawa bangsa menjadi lebih bermartabat.

"Tapi butuh upaya dan komitmen kuat untuk itu. Komitmen bersama itu yang kami satukan dalam forum ini," kata Cecep.

Komitmen lain yang dijanjikan oleh forum ini adalah siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai peruntukan, dan menyisihkan 20 persen pendapatan untuk kegiatan terkait isu-isu kepemudaan khususnya untuk pembiayaan lembaga Pemuda Center yang akan dibentuk.(*)

CALEG MUDA MAKASSAR BENTUK KOMUNITAS

Laporan: Muhammad Irham. la_toge_langi@yahoo.com

Makassar, Tribun - Sejumlah calon anggota legislatif dari sejumlah partai di Makassar berinisiatif membentuk sebuah forum bernama Forum Caleg Muda Makassar (FCMM). Forum ini rencananya akan dideklarasikan Senin 24 Nopember mendatang.

Koordinator FCMM Mujiburrahman dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kota Makassar, Selasa (11/11), deklarasi tersebut merupakan manuver politik untuk meraup suara bagi caleg muda dalam pemilihan legislatif 2009 mendatang.

"Forum ini digagas untuk menghimpun caleg muda yang akan berkiprah di lembaga legislatif, baik itu di DPRD Kota/kabupaten, DPRD Provinsi maupun DPR RI," ujar Mujiburahman.

Kategori caleg muda yang mereka sepakati adalah usia 21-40 tahun dengan tidak memandang parpol asal masing-masing. Sampai saat ini sudah 20 orang caleg muda yang telah bergabung dari 15 partai politik di Sulsel.

Setelah pendeklarasian FCMM, mereka akan melaksanakan program kampanye bersama.

"Kelompok ini akan terus melakukan diskusi dan pertemuan berkala hingga masa pemilihan mendatang. Forum juga tidak akan bubar, meski nantinya ada di antara anggota yang ternyata tidak terpilih menjadi legislator. Kami akan tetap bersama-sama mengawal visi perubahan kami," katanya.

Sementara itu, Deklarator FCMM lainnya, Andi Enre Cecep Lantara menambahkan, kelompok pemuda memiliki keberanian dan kepecayaan diri yang tinggi untuk melakukan konsep perubahan ke arah yang lebih baik.

"Saya kira modal apapun yang diperlukan seorang legislator masa depan, semuanya dimiliki pemuda. Jadi tidak ada alasan untuk tidak memilih caleg muda," ujar caleg Partai Demokrat ini.

Caleg muda dari Partai Persatuan Daerah (PPD) Muhammad Hasrul Majid, mengakui memiliki visi yang sama dengan sejumlah anggota forum lainnya. Menurutnya, modal utama yang dimiliki seorang pemuda adalah semangat, dan semangat itulah yang menjadi dasar perubahan.(*)

21 CALEG BENTUK FORUM CALEG MUDA

MAKASSAR, Upeks--21 calon anggota legislatif (Caleg) yang masih berusia muda membentuk lembaga yang diberi nama Forum Caleg Muda Makassar (FCMM).

Deklarasi lembaga tersebut rencananya akan dilaksanakan 26 November mendatang. 21 caleg muda tersebut berlatar belakang partai yang berbeda.Tujuan mereka bergabung dalam satu wadah adalah untuk menyatukan persepsi terhadap kualitas dan kuantitas pemimpin muda di masa mendatang.

Menurut salah satu penggagas Forum Caleg Muda, Mujiburrahman B, kepada Upeks di Sekretariat PDK Kota Makassar, Kamis (13/11), mengatakan forum tersebut didirikan untuk kembali membangkitkan semangat pemuda, sebab katanya pergerakan pemuda sebagai pembaharu mulai saat reformasi hingga sekarang terbilang sukses.

"Sementara ini baru 21 caleg muda yang menyatakan dukungannya dan bergabung, pintu forum ini selalu terbuka bagi para caleg muda yang menginginkan perubahan lebih baik di masa mendatang," ungkapnya.

Selain itu katanya, Forum Caleg Muda murni beranggotakan caleg berusia 21-40 tahun dan tidak ada intervensi atau membawa nama partai.

"Forum ini murni tidak ada yang diuntung rugikan, semua demi pergerakan pemuda untuk melakukan perubahan. Sebab pemuda selalu menjadi indikator keberhasila, beberapa sejarah yang tercatat di Indonesia," terangnya.

Forum tersebut digagas oleh empat caleg dari partai berbeda, Andi Enre Lantara, Partai Demokrat (PD), Asrul Madjid, Partai Demokrasi Perjuangan (PDP), Candara Putra Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dan Mujiburrahman B Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK).

Beberapa caleg partai lain juga mulai mendukung forum tersebut dengan isu penanggulangan pengangguran dengan membentuk pemuda center, kemudian anti korupsi dan gagasan kemanusiaan lainnya yang akan dideklarasikan nanti. (Darwin)

ASRUL MADJID


ASRUL MADJID, S.E.
Caleg PARTAI PERSATUAN DAERAH (PPD) Kota Makassar
Daerah Pemilihan 1 : Kecamatan Makassar, Ujung Pandang, Rappocini.


Alamat : JL SUNGAI LIMBOTO 1 NO.14 MAKASSAR
Tempat dan Tanggal Lahir : MAKASSAR, 15 JUNI 1979
Jenis Kelamin : LAKI-LAKI
Agama : ISLAM
Suku/Kebangsaan : BUGIS-MAKASSAR/INDONESIA


Pengalaman Kerja
1. PT Maharasya Citra Abadi, Komisaris
Makassar, 2007
2. PT Aditya Rezki Abadi, HRD Manager
Makassar 2005-2007
3. Pulau Ratu Indonesia, Produser
Makassar, 2005-2006
4. AdCover Indonesia, Event Manager
Makassar, 2004-2005


Pendidikan Formal
1. Program Ekstensi Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar
2. Program Diploma 3 Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin Makassar
3. SMU Kartika VII-I Makassar
4. SLTP Kartika Chandra Kirana Makassar
5. SD Sudirman II Makassar


Pengalaman Organisasi
1. DPC Partai Persatuan Daerah (PPD), Sekretaris Umum
2. Gabungan Aktifis Mahasiswa Baraya, Ketua
3. Ketua Himpunan Mahasiswa D3 Unhas
4. Ketua I Progress Fekon Ext Unhas


Bahasa
Indonesia dan Inggris

CHANDRA PUTRA

Nama: CHANDRA PUTRA
CALON ANGGOTA DPD RI SULSEL


CURRICULUM VITAE

Nama : Chandra Putra Sempo, S.E.

Alamat : Jl. Abd. Dg. Sirua No. 362 Makassar

Tempat & Tanggal Lahir : Makassar, 19 Agustus 1978

Agama : Kristen Protestan

Jenis Kelamin : Laki-Laki

Suku/Kebangsaant : Toraja/Indonesia

RIWAYAT PENDIDIKAN:

1. SD Negeri Paccinang Makassar (1985-1991)

2. SLTP Negeri 8 Makassar (1991-1994)

3. SMU Negeri 5 Makassar (1994-1997)

4. Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKIP) Makassar (1997-2001)

PEKERJAAN

1. Direktur CV. Tecnosindo

2. Direktur PT. Kencana Tripindo Tour & Travel

ORGANISASI:

1. Ketua Gerakan Anti Narkoba dan Zat Adiktif (NAZA) Makassar (2000-2001)

2. Pendiri dan Pembina Kelompok Suporter PSM Makassar The Red Flowers (2007-sekarang)

3. Pendiri Gabungan Sepak Bola Panakukang Manggala (Gaspam) (2006-2007)

4. Penasehat Cipta Kreasi Muda Makassar (CKMM) (2005-sekarang)

5. Wakil Ketua


MUJIBURRAHMAN B.


MUJIBURRAHMAN B., S.Sos.I
Caleg PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN (PDK) Kota Makassar

Daerah Pemilihan 4 : Kecamatan Tallo, Ujung Tanah, Bontoala, Wajo


TTL : Ujung Pandang, 2 September 1978
Jenis Kelamin : laki-laki
Status Perkawinan : Sudah Menikah
Agama : Islam
Alamat : Jl. Tinumbu Comp Psr Pannampu Blok D. 8


Jenjang Pendidikan;
1. TK Aisyah Parang Layang, 1984 - 1985
2. SD Negeri Beroanging, 1985 - 1991
3. SMP Negeri 2 Makassar, Tahun 1991 - 1994
4. SMA Negeri Lima Makassar, Tahun 1994 - 1997
5. S1 IAIN Alauddin Makassar, Tahun 1998 - 2003
6. S2 Universitas Hasanauddin, Tahun 2005


Pengalaman Organisasi:

INTRA dan EKSTRA KAMPUS
1. Ketua Umum HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) IAIN Alauddin Makassar, Periode 1999-2000.
2. Ketua Umum HMI (Himpunan Mahasiswa Islam) Komisariat Dakwah IAIN Alauddin Makassar, Periode 1999-2000/ 2000-2001.
3. Koordinator Kecamatan Pemantau Pemilu Di Kabupaten Jeneponto, 1999.
4. Ketua Bidang Pengkajian Issu Strategis Pers Mahasiswa (Wasilah), 2000-2001.
5. Wakil Ketua Sanggar Seni IAIN Alauddin, 2001-2002
6. Sekretaris JKLKM (Jaringan Komunikasi Lembaga Kemahasiswaan) se- Kota Makassar, 2001.
7. Sekretaris Wilayah Indonesia Timur ALFONSO (Aliansi Lembaga Formal Kemahasiswaan) se –Indonesia, 2002.
8. Ketua KAMAL (Komite Aksi Mahasiswa Alauddin), 2000-2002.
9. Sekjend BEMF Dakwah IAIN Alauddin Makassar, Periode 2001-2002.
10. Sekretaris Umum HMI Cabang Gowa Raya, Periode 2002-2003.
11. Ketua Internal BADKO HMI Sulselra, Periode 2004-2006


OKP dan ORMAS
1. Ketua GPII (Gerakan Pemuda Islam Indonesia) Sulawesi Selatan, Periode 2000-2005.
2. Ketua Umum Remaja Mesjid Jannatul Firdaus Kelurahan Pannampu, Periode 1999-2002
3. Koordinator Perguruan Tinggi SATMA PP (Satuan Mahasiswa Pemuda Pancasila) Sulawesi Selatan, Periode 2002-2005.
4. Sekjend KOMPLID (Konsorsium Pemerhati Lingkungan Hidup), periode 2002-2007.
5. Wakil Ketua sPEDISIa (Poros Pembangunan Demokrasi Indonesia), periode 2004-2009
6. Pengurus PIPMI (Pusat Informasi pemberdayaan Masyarakat Indonesia) Sulawesi Selatan, Periode 2004-2009.
7. Ketua Pemuda & olah Raga LPM (Lembaga Pemberadayaan Masyarakat) Sipakatau Kelurahan Pannampu, Makassar, 2002-2007.
8. Sekretaris LPM (Lembaga Pemberadayaan Masyarakat) Sipakatau Kelurahan Pannampu, Makassar, periode 2007-2012.
9. Pengurus DPD PMS (Persaudaraan Muslim sedunia) Kota Makassar, Periode 2003-2008.
10. Sekretaris ORW 01 kelurahan Pannampu, Kota Makassar, 2003-2008
11. Sekretaris ORW 01 kelurahan Pannampu, Kota Makassar, 2008-2013
12. Ketua KTI (Karang Taruna Indonesia) Kecamatan Tallo, Makassar Periode 2004-2009.
13. Anggota PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Tallo pada Pemilu 2004.
14. Pengurus PP (Pemuda Pancasila) Kota Makassar, periode 2006.
15. Direktur Eksekutive Quality Institute (Lembaga Penelitian Sosial Dan Masyarakat) 2007-2013
16. Ketua Umum KOPMAKAR (Komisi Pemuda Makassar), 2008-2013
17. Sekretaris Umum LMR-RI (Lembaga Missi Reclasseering – Republik Indonesia) Sulawesi Selatan 2007-2012.
18. Sekretaris VII ICMI Muda Wilayah Sulsel 2007-2010
19. Ketua Forum Mahasiswa Pasca Sarjana (S2) UNHAS 2006-2007

Pengalaman Kerja
1. Staf Manager UD Arti Buana, 2003-2004
2. Karyawan KOPKAR PDAM Kota Makassar, 2006
3. Manager HRD PT. Makassar Singapore Fishery (Export-Import Of Marine Product), 2007-2008

ANDI ENDRE CECEP LANTARA


Nama: ANDI ENDRE CECEP LANTARA
Partai: PARTAI DEMOKRAT

TIM MEDIA FCM SULAWESI SELATAN


KOORDINATOR
AAT
www.thalibanspirit.wordpress.com