Selasa, 18 November 2008

CALEG MUDA SULSEL BERJANJI TIDAK KORUPSI

Makassar, 16/11 (ANTARA) - Puluhan pemuda Sulsel yang tergabung dalam Forum Caleg Muda (FCM) menyatakan komitmen politik tidak melakukan tindak korupsi dan suap jika terpilih dan menjabat sebagai legislator.

Forum itu, di Makassar, Minggu, juga menyatakan siap mundur jika kelak tIDak memenuhi komitmen tersebut.

"Saya secara pribadi akan mundur jika terbukti, sengaja atau tidak sengaja melakukan korupsi dan suap," ujar salah satu Deklarator FCM, Asrul Madjid di depan sejumlah caleg muda dan pers.

Komitmen caleg muda itu ditetapkan berdasar kesepakatan 26 caleg lintas partai yang telah bergabung dalam forum.

Mereka mencantumkan komitmen tersebut dalam satu kontrak politik, yang rencananya akan disebar ke masyarakat dalam bentuk selebaran.

Selain tidak melakukan korupsi, para caleg muda tersebut berkomitmen siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai dengan peruntukan.

Mereka juga menyatakan akan menyisihkan 20 persen pendapatan untuk kegiatan-kegiatan yang terkait isu kepemudaan.

"Dalam waktu dekat, kami akan membentuk satu lembaga pemuda-centre, sebagai sarana untuk mengikat berbagai program dan komitmen yang kami sepakati," ujarnya.

Menurut Asrul, salah satu isu yang saat ini mengemuka di kalangan pemuda adalah soal ketenagakerjaan.

Untuk itu, pihaknya juga telah menyepakati akan melakukan upaya untuk mempengaruhi kebijakan tenaga kerja pemerintah, dalam rangka mengurangi angka pengangguran.

Dia juga menyatakan, dengan sejumlah komitmen tersebut, mereka berharap dapat menarik perhatian pemilih dan memenuhi target forum untuk mendudukan kaum muda di 80 persen kursi legislatif di Provinsi Sulsel dan Kota Makassar.

"Forum ini terbuka, siapapun yang mau bergabung, silahkan. Mari kita sama-sama memaksimalkan potensi pemuda demi kemajuan bangsa," katanya.

Ditambahkannya, sebagai upaya realisasi komitmen tersebut, forum akan melakukan program penguatan caleg muda melalui seminar dan workshop serta menggelar pusat-pusat diskusi untuk membahas program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Program yang sifatnya praktis juga akan dilakukan, seperti pembagian obat ke masyarakat dan melakukan kampanye simpatik bersama. ***3***

(T.PK-AAT/B/F003/F003) 16-11-2008 22:38:44

Tidak ada komentar: