Saturday, 29 November 2008
MAKASSAR (SINDO) – Puluhan politisi muda yang tergabung dalam Forum Caleg Muda (FCM) Sulsel mengklaim sebagai politisi bersih yang akan bertarung pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 mendatang.
Salah satu caleg muda A Sulolipu mengatakan, para caleg yang tergabung dalam forum tersebut memiliki track record (jejak rekam) yang baik dan belum pernah terlibat dalam kasus-kasus korupsi.
”Nama-nama yang ada di FCM tidak ada dalam daftar Komisi Pemantau Legislatif (Kopel) Sulawesi sebagai caleg yang bermasalah. Jadi, kami semua masih bersih,” kata caleg PPD ini dalam acara deklarasi FCM Sulsel di Cafe Ide, kemarin.
Saat ini,jumlah caleg yang resmi tergabung di FCM Sulsel tercatat sekitar 36 orang yang berasal dari berbagai macam partai.
Adapun namanama dari caleg muda itu di antaranya Andi Enre Cecep Lantara (Partai Demokrat), Mujiburrahman (PDK), Asrul Madjid (PPD),Muh Jufran (PDK), Rayu (PDK), dan Rafiuddin (PBB).
Usia para caleg muda itu mulai umur 21 hingga 40 tahun dengan menggunakan pendekatan fisik dan psikis.
Salah satu deklarator FCM Sulsel, Mujiburrahman menyatakan, jumlah tersebut akan bertambah dan akan terus menggalang caleg muda dari Partai Golkar dan PDIP dengan misi mengembalikan pencitraan wakil rakyat di mata rakyat dengan adanya kasus korupsi yang melibatkan anggota dewan.
Mujiburrahman menambahkan, dasar pembentukan forum tersebut berangkat dari kondisi yang terjadi selama ini.
Untuk itu, dibutuhkan sebuah perubahan untuk menjadikan keadaan lebih baik dan memerlukan energi dan pandangan baru untuk menyergarkan pemahaman dan penilaian negatif terhadap lembaga politik negara.
”Kami mengusung satu semangat. Semangat pemuda untuk membawa bangsa menjadi lebih bermartabat dan tidak memandang asal partai,” ucapnya.
Adapun perubahan yang dimaksud dengan membuat lima poin berupa komiten jika terpilih pada Pemilu 2009 mendatang.
Kelima poin itu yakni tidak melakukan korupsi dan suap menyuap sebagai legislator, komitmen siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai peruntukan. Selain itu juga akan menyisihkan 20% pendapatan untuk kegiatan terkait isu-isu kepemudaan. Terutama untuk pembiayaan lembaga Pemuda Center yang akan dibentuk sebagai sarana dalam mengikat berbagai komitmen dan realisasi program yang telah disepakati.
”Poin selanjutnya adalah mempengaruhi regulasi kebijakan ketenagakerjaan pemerintah dalam rangka mengurangi angka pengangguran, dan mendudukkan 70% caleg muda keseluruhan jumlah kursi baik di pusat, Provinsi Sulsel,dan Kota Makassar,” kata Mujiburrahman.
Dalam upaya mengimplementasikan hal tersebut, FCM akan melakukan sejumlah program penguatan caleg muda melalui seminar dan workshop,menggelar diskusi center untuk membahas program- program atau kebijakan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan program simpatik seperti pembagian obat-obatan kepada masyarakat.
Pada puncak acara deklarasi tersebut dilakukan pelepasan empat burung merpati sebagai lambang kebebasan untuk membuat sebuah perubahan di Sulsel.
”Makna pelepasan itu kami siap bebas terbang membawa perubahan,” pungkas Mujiburrahman.
(mulyadi abdillah)
Sumber: Sindo Sulsel
Sabtu, 29 November 2008
FCM Tantang Para Caleg Berdebat
Makassar, Tribun - Anggota Forum Caleg Muda (FCM) Sulawesi Selatan menantang semua kandidat calon legislatif (caleg) untuk berdebat di forum terbuka sebelum pemilihan legislatif dimulai.
"Kalau ada yang mau fasilitasi debat caleg, kami pasti siap," kata Mujiburrahman, salah seorang deklarator FCM Sulsel dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kota Makassar di Warung Kopi IDE, Jl Sungai Saddang, Sabtu (29/11).
Seluruh anggota FCM yang terdiri dari caleg muda dari sejumlah partai politik (parpol) ikut juga menyatakan kesiapannya untuk berdebat soal visi dan misi mereka sebagai caleg.
Forum ini terdiri dari 26 orang anggota dari enam partai dan seorang calon anggota dewan perwakilan daerah (DPD). Beberapa caleg yang bergabung di FCM berasal dari Partai Demokrat, Partai Persatuan Daerah, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Damai Sejahtera, Partai Bulan Bintang, dan Partai Matahari Bangsa (PMB).
Forum ini resmi dideklarasikan di Warkop IDE, sore tadi dengan simbol pelepasan seekor burung merpati ke udara.
Menurut Mujiburrahman, mereka mendeklarasikan forum ini untuk mematangkan konsep dan memanfaatkan tenaga muda yang terdapat di masing-masing partai politik peserta pemilu.(*)
Sumber: Tribun Timur
"Kalau ada yang mau fasilitasi debat caleg, kami pasti siap," kata Mujiburrahman, salah seorang deklarator FCM Sulsel dari Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK) Kota Makassar di Warung Kopi IDE, Jl Sungai Saddang, Sabtu (29/11).
Seluruh anggota FCM yang terdiri dari caleg muda dari sejumlah partai politik (parpol) ikut juga menyatakan kesiapannya untuk berdebat soal visi dan misi mereka sebagai caleg.
Forum ini terdiri dari 26 orang anggota dari enam partai dan seorang calon anggota dewan perwakilan daerah (DPD). Beberapa caleg yang bergabung di FCM berasal dari Partai Demokrat, Partai Persatuan Daerah, Partai Demokrasi Kebangsaan, Partai Damai Sejahtera, Partai Bulan Bintang, dan Partai Matahari Bangsa (PMB).
Forum ini resmi dideklarasikan di Warkop IDE, sore tadi dengan simbol pelepasan seekor burung merpati ke udara.
Menurut Mujiburrahman, mereka mendeklarasikan forum ini untuk mematangkan konsep dan memanfaatkan tenaga muda yang terdapat di masing-masing partai politik peserta pemilu.(*)
Sumber: Tribun Timur
Forum Caleg Muda Sulsel Lakukan Show of Force
Friday, 28 November 2008
MAKASSAR (SINDO) – Forum Caleg Muda (FCM) Sulawesi Selatan dari lintas partai akan unjuk kekuatan (show of force) dengan ribuan pemuda pada momen deklarasinya hari ini Sabtu (29/11), di Cafe Ide,Jalan Sungai Saddang.
Deklarasi yang dikemas dalam bentuk dialogis ini diisi berbagai kegiatan yang menonjolkan eksistensi dan semangat pemuda di panggung politik.
”Sesuai running down, FCM itu akan memaparkan lima item. Mulai dari histori dibentuknya forum ini, visimisi, komitmen calon legislatif (caleg),program,serta target yang diinginkan,” ujar deklarator FCM Mujiburahman yang didampingi deklarator lainnya, Asrul Madjid, kemarin.
Dalam deklarasi ini, pihaknya akan melibatkan ribuan pemuda dari konstituen masing-masing caleg yang sudah bergabung di FCM.
Walaupun dikemas secara sederhana, Muj-i-burahman berjanji memberikan kejutan kepada masyarakat,sebagai wujud komitmen keterwakilan pemuda di parlemen.
Dilibatkannya ribuan pemuda bertujuan mendengarkan aspirasi mengenai keluhan dan harapannya terhadap keberadaan forum tersebut.
Nantinya, anggota FCM yang terpilih bisa memperjuangkan di parlemen. ”Ini bagian komitmen naskah kesepakatan di FCM guna memperjuangkan beberapa item,” ucap politikus PDK Makassar ini.
Deklarasi FCM akan ditandai dengan pelepasan lima burung merpati dari masing- masing deklarator.Lima burung itu sebagai simbol kebebasan pemuda memperjuangkan aspirasi rakyat di panggung politik, tanpa dihambat berbagai kebijakan.
”Pelepasan itu juga berarti keterwakilan pemuda di DPR,DPD RI,DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, serta penguatan jaringan pemuda pada Pemilu 2009,”tutur dia.
Hingga kemarin, sudah tercatat 31 caleg muda dari puluhan partai yang menyatakan kesediaannya bergabung di forum tersebut, termasuk caleg Partai Pemuda Indonesia (PPI) Makassar. Sudah ada 26 caleg yang menyatakan bergabung, ditambah lima orang deklarator.
”Kami yakin bahwa jumlah ini akan terus bertambah, sebab FCM tidak berbicara masalah latar belakang partai, tapi murni demi kepentingan pemuda,” jelas Asrul Madjid.
Seperti diberitakan sebelumnya, FCM sudah menandatangani kesepakatan komitmen bersama yang berisi lima poin, sebagai landasan apabila terpilih nantinya.
Lima kesepakatan tersebut, yakni komitmen siap tidak melakukan korupsi dan suap saat menjabat sebagai legislator, siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai peruntukan, dan berkomitmen menyisakan 20% pendapatan untuk kegiatan kepemudaan.Khususnya pembiayaan lembaga pemuda center. (arif saleh)
Sumber: Sindo Sulsel
MAKASSAR (SINDO) – Forum Caleg Muda (FCM) Sulawesi Selatan dari lintas partai akan unjuk kekuatan (show of force) dengan ribuan pemuda pada momen deklarasinya hari ini Sabtu (29/11), di Cafe Ide,Jalan Sungai Saddang.
Deklarasi yang dikemas dalam bentuk dialogis ini diisi berbagai kegiatan yang menonjolkan eksistensi dan semangat pemuda di panggung politik.
”Sesuai running down, FCM itu akan memaparkan lima item. Mulai dari histori dibentuknya forum ini, visimisi, komitmen calon legislatif (caleg),program,serta target yang diinginkan,” ujar deklarator FCM Mujiburahman yang didampingi deklarator lainnya, Asrul Madjid, kemarin.
Dalam deklarasi ini, pihaknya akan melibatkan ribuan pemuda dari konstituen masing-masing caleg yang sudah bergabung di FCM.
Walaupun dikemas secara sederhana, Muj-i-burahman berjanji memberikan kejutan kepada masyarakat,sebagai wujud komitmen keterwakilan pemuda di parlemen.
Dilibatkannya ribuan pemuda bertujuan mendengarkan aspirasi mengenai keluhan dan harapannya terhadap keberadaan forum tersebut.
Nantinya, anggota FCM yang terpilih bisa memperjuangkan di parlemen. ”Ini bagian komitmen naskah kesepakatan di FCM guna memperjuangkan beberapa item,” ucap politikus PDK Makassar ini.
Deklarasi FCM akan ditandai dengan pelepasan lima burung merpati dari masing- masing deklarator.Lima burung itu sebagai simbol kebebasan pemuda memperjuangkan aspirasi rakyat di panggung politik, tanpa dihambat berbagai kebijakan.
”Pelepasan itu juga berarti keterwakilan pemuda di DPR,DPD RI,DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, serta penguatan jaringan pemuda pada Pemilu 2009,”tutur dia.
Hingga kemarin, sudah tercatat 31 caleg muda dari puluhan partai yang menyatakan kesediaannya bergabung di forum tersebut, termasuk caleg Partai Pemuda Indonesia (PPI) Makassar. Sudah ada 26 caleg yang menyatakan bergabung, ditambah lima orang deklarator.
”Kami yakin bahwa jumlah ini akan terus bertambah, sebab FCM tidak berbicara masalah latar belakang partai, tapi murni demi kepentingan pemuda,” jelas Asrul Madjid.
Seperti diberitakan sebelumnya, FCM sudah menandatangani kesepakatan komitmen bersama yang berisi lima poin, sebagai landasan apabila terpilih nantinya.
Lima kesepakatan tersebut, yakni komitmen siap tidak melakukan korupsi dan suap saat menjabat sebagai legislator, siap mengembalikan tunjangan legislatif yang tidak sesuai peruntukan, dan berkomitmen menyisakan 20% pendapatan untuk kegiatan kepemudaan.Khususnya pembiayaan lembaga pemuda center. (arif saleh)
Sumber: Sindo Sulsel
Langganan:
Postingan (Atom)








