Awasi proses pemiluForum Caleg Muda (FCM) Sulawesi Selatan (Sulsel) akan melakukan pengaderan terhadap 2.500 pemuda untuk mengawasi jalannya Pemilu Legislatif 2009 mendatang.
Menurut Deklarator FCM, Mujiburrahman, ribuan pemuda itu direkrut dari jaringan yang dimiliki para calon anggota legislatif (caleg) yang tergabung dalam forum itu.
Nantinya, para kader itu akan ditugaskan mengawasi jalannya pemilihan untuk mengidentifikasi dan mencegah terjadinya kecurangan, seperti pemilih yang tidak memiliki kartu dan terjadinya pemilih ganda.
"Pengawasan itu terutama di daerah-daerah pemilihan caleg FCM. Sebagai langkah awal, ribuan pemuda itu akan dihadirkan pada deklarasi FCM yang berlangsung pada 26 November mendatang di Gedung Mulo, Makassar,'' tegas Mujiburrahman.
Dalam kegiatan itu, para caleg dan pemuda akan mendapatkan orasi politik dari para deklarator dan penyatuan komitmen di antara para caleg dan pemuda kader.
Sementara itu, Deklarator FCM lainnya, Asrul Madjid, mengatakan, langkah yang diambil FCM dengan merekrut ribuan pemuda mengawal FCM bukanlah tindakan ajang unjuk kekuatan.
Ia mengatakan, FCM hanya menginginkan Pemilu Legislatif 2009 di Sulsel menjadi pemilihan yang jujur dan berkualitas.
''Salah satu jalan agar pemilihan berjalan baik, yakni harus terus diawasi,'' katanya. Pengerahan pemuda kader, lanjut dia, juga merupakan satu bentuk optimalisasi potensi yang dimiliki para caleg yang tergabung dalam FCM.
Di tempat terpisah, pengamat politik Universitas Diponegoro, Turnomo Rahardjo, menilai kualitas caleg memang sangat ditentukan dari awal mula proses seleksi masing-masing partai politik (parpol).
Dan, bila seleksi pengawasan akan kualitas caleg kini masih seperti yang dahulu, dipastikan caleg yang nanti terpilih tak akan berkualitas.
''Akibat caleg yang dicalonkan kurang berkualitas, akan berdampak terhadap kinerja lembaga legislatif yang kurang maksimal,''
katanya.Ia menyoroti maraknya kader parpol yang dengan mudahnya 'berganti baju' atau pindah dari satu partai ke partai yang lain, demi mendapat posisi untuk dicalonkan menjadi anggota legislatif.
Menurut dia, parpol justru kini cenderung mencalonkan orang yang berasal dari luar partai atau bukan kadernya sendiri.''
Seharusnya, parpol memilih kadernya sendiri untuk dicalonkan. Oleh karena itu, parpol perlu melakukan seleksi caleg secara terbuka.'' ant
Sumber: Republika Online
Jumat, 05 Desember 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)









1 komentar:
Hi there.
Cantik di sini. Aku menyukainya !
Keep up the good work! :)
[url=http://bonum.biz/strahovanie/strahovanie-gruzov][img]http://iconizer.net/files/Bright/thumb/128/internet.png[/img][/url]
Posting Komentar